Pendidikan pada hakikatnya tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Pendidikan merupakan proses pendewasaan pada peserta didik melalui pembelajaran pada jenjang pendidikan untuk memaksimalkan potensi yang ada pada peserta didik, sehingga terbentuknya karakter, watak, dan kepribadian yang berbudi luhur. Pendidikan di sekolah yang diterapkan dalam jangka waktu yang panjang diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dari hasil belajar peserta didik, agar ketika peserta didik tersebut meninggalkan bangku sekolah mereka mampu mengembangkan potensi mereka sendiri baik itu kemampuan dalam pengetahuan, sosial, maupun keterampilan yang memumpuni. Berikut merupakan salah-satu Metode (Card Sort) yang dapat digunakan oleh pendidik dalam menjalankan sebuah pembelajaran:
A. METODE PEMBELAJARAN CARD SORT
1. Pengertian Metode Card Sort
Metode Card Sort merupakan pembelajaran yang menekankan keaktifan siswa, dimana pada pembelajaran ini peserta didik diberikan kartu yang berisikan informasi tentang materi yang akan dibahas pada pembelajaran yang sedang berlangsung, kemudian peserta didik tersebut mengelompokkan sesuai kategori yang dimilikinya. Setelah itu, peserta didik dapat berdiskusi dan mempresentasikan hasil diskusi tentang materi dan ketegori dalam setiap kelompoknya.
Warsono dan Hariyanto (2013: 47) Menyatakan bahwa "Metode Card Sort" adalah suatu pembelajaran dengan menggunakan kartu indeks. Teknik pembelajaran ini merupakan gabungan antara teknik pembelajaran aktif individual dengan teknik pembelajaran kolaboratif atau teknik kooperatif".
Sedangkan menurut Hamruni (2012: 167) metode Card Sort merupakan kegiatan kolaboratif yang bisa digunakan untuk mengajarkan konsep, penggolongan sifat, fakta tentang suatu objek, atau mengulangi informasi.
Berdasarkan pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran Card Sort merupakan salah-satu metode dalam strategi pembelajaran yang aktif yang didalamnya terdapat kegiatan kolaboratif yang bisa digunakan oleh pendidik untuk mengajarkan konsep, karakteristik, klasifikasi, tentang objek atau mengkasifikasikan ilmu yang telah dipelajari sebelumnya. Metode Card Sort ini digunakan untuk mengklasifikasi pembahasan dalam materi untuk menemukan konsep atau fakta. Tujuan dari mensortir kartu ini (Card Sort) dapat menjadikan daya ingat peserta didik melalui pemahan dalam sebuah materi pelajaran yang telah mereka pelajari.
2. Langkah-langkah Penggunaan Metode Card Sort
Strategi pembelajaran agar dapat efektif dan efisien harus menempuh langkah-langkah secara sistematis. Adapun langkah-langkah tersebut yaitu:
a. Guru menyiapkan kartu berisi tentang materi pokok sesuai SK/KD mata pelajaran jumlah kartu disesuaikan dengan jumlah siswa di kelas. Isi kartu terdiri dari kartu induk/ topik utama dan kartu rincian.
b. Seluruh kartu diacak/dikocok agar tercampur.
c. Setiap siswa diberi potongan kartu yang berisi informasi atau contoh yang tercakup dalam satu atau lebih kategori.
d. Mintalah siswa untuk bergerak dan berkeliling di dalam kelas untuk menemukan kartu induknya dengan dengan mencocokkan kategori yang sama kepada teman sekelasnya.
e. Setelah kartu induk beserta seluruh rinciannya terkumpul, perintahkan masing-masing siswa membentuk kelompok dan menempelkan hasilnya di papan secara urut.
f. Lakukan koreksi bersama setelah semua kelompok menempelkan hasilnya.
g. Mintalah salah satu penanggung jawab kelompok untuk menjelaskan hasil sortir cardnya, kemudian mintalah komentar dari kelompok lainnya.
h. Seiring dengan presentasi dari tiap-tiap kategori tersebut, berikan poin-poin penting terkait materi pelajaran.
i. Berikan apresiasi setiap hasil kerja siswa, kemudian lakukan klarifikasi, penyimpulan, dan tindak lanjut (Saminanto, 2012: 13).
Dengan menggunakan Metode Card Sort ini peserta didik dapat mengembangkan kemampuannya dengan melihatkan fisik dan keterampilan berpikir dalam mengekspresikan gagasannya, memusatkan perhatian dalam kelompok, dan aktif dalam mempresentasikan hasil kerjanya.
3. Kelebihan, Kekurangan Metode Card Sort
a. Kelebihan Metode Card Sort
Adapun kelebihan metode Card Sort sebagai berikut:
- Mudah dilaksanakan
- Dapat diikuti oleh siswa yang jumlahnya banyak
- Mudah menyiapkannya,
- Guru mudah menerangkan dengan baik,
- Peserta didik lebih mudah mengerti tentang materi yang diajarkan daripada dengan menggunakan metode ceramah,
- Peserta didik lebih antusias dalam pembelajaran,
- Sosialisasi antara siswa lebih terbangun yakni antara peserta didik dengan peserta didik lainnya lebih akrab. (Nilam Sari, 2018: 91)
b. Kekurangan metode Card Sort
Kekurangan dalam metode Card Sort ini yaitu menyita waktu pembelajaran karena dalam metode ini juga terdapat langkah-langkah pembelajaran dari persiapan sampai pada tahap presentasi. Selain itu, pada metode ini juga dapat terjadinya kegaduhan apabila kelas yang berlangsung tidak dapat dikontrol dengan baik.
B. PENUTUP
Dalam penerapan metode pembelajaran aktif tipe Card Sort ini peserta didik dituntut lebih aktif dalam mengikuti proses pembelajaran, tidak hanya berperan sebagai penerima informasi pasif, melainkan peserta didik ditantang untuk aktif berkomunikasi terutama keaktifan dalam bertanya, menemukan informasi yang relevan dalam kehidupan nyata, dan merancang pemecahan untuk permasalahan yang dihadapi. Pembelajaran dengan strategi Card Sort ini diharapkan mampu meningkatkan perhatian peserta didik dalam proses pembelajaran, sehingga pembelajaran dapat berlangsung dengan optimal dan menyenangkan, serta dapat meningkatkan keterampilan membaca peserta didik.
Erma Nur Hanifah dan Taat Wulandari (2018: 67) menyatakan bahwa Solusi untuk mengatasi kelemahan metode Card Sort dapat meminimalisir dengan persiapan yang matang seperti pembuatan media, RPP, dan instrumen lain yang dibutuhkan. Dalam menggunakan metode Card Sort kelas sulit di kelola gaduh dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Dalam pembelajaran tersebut guru tentunya harus pandai dalam mengelola kelas sehingga proses pembelajaran dapat berjalan efektif selain itu sebelum guru melaksanakan proses pembelajaran guru harus membuat kontrak belajar yang dibuat bersama dengan siswa sehingga ketika siswa melakukan kegaduhan guru dapat memberi sansi sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Dengan demikian proses belajar mengajar akan dapat berjalan dengan hasil yang optimal.
C. DAFTAR RUJUKAN
Hamruni, Strategi Pembelajaran, Yogyakarta: Insan Madani, 2012
Hanifah, Erma Nur dan Taat Wulandari, Penggunaan Metode Card Sort Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Pelajaran IPS Kelas VIII E SMP Negeri 1 Majalengka, JIPSINDO, No 1, Vol 5, Maret 2018
Saminanto, Mengembangkan RPP PAIKEM, EEK, dan Berkarakter, Semarang: RaSAIL Media Group, cet. 1 h. 13.
Sari, Nilam, Peningkatkan Hasil Belajar Pkn Melalui Metode Card Sort Pada Siswa SD Negeri 050748 Pangkalan Berandan Tahun Ajaran 2016-2017, Jurnal Tabularasa PPS UNIMED, Vol 15 No 1 April 2018, Hal 91
Warsono dan Hariyanto, Pembelajaran Aktif Teori Dan Asesmen, Kedua Edition Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013
Komentar
Posting Komentar